Ilfa Halal Tour

5 Larangan Sebelum Berangkat Umroh yang Perlu Diketahui

Larangan Sebelum Berangkat Umroh
Bagikan Artikel

Umroh adalah sebuah perjalanan suci yang memiliki keistimewaan tersendiri dalam Islam. Setiap Muslim yang berkesempatan menjalankannya pasti merasa beruntung. Namun, sebelum berangkat umroh, ada beberapa larangan sebelum berangkat umroh yang harus diperhatikan dan dihindari. 

Larangan-larangan ini bukanlah sekedar aturan semata, melainkan bagian penting dari etika dan tata cara umroh yang harus dipahami dan dijalankan. Selain itu, mereka juga mengandung hikmah dan pelajaran berharga.

Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas lebih jauh mengenai “larangan sebelum berangkat umroh”. Pembahasan ini penting, terutama bagi Anda yang akan berangkat umroh untuk pertama kali. Yuk, simak ulasan berikut.

Larangan Sebelum Berangkat Umroh

1. Berutang

Berutang adalah hal yang tidak dihindari dalam kehidupan sehari-hari. Namun, apabila Anda berencana berangkat umroh, ada baiknya melunasi semua hutang terlebih dahulu. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang berhutang lalu ia ingin melunasinya, Allah akan melunasikannya. Dan barangsiapa yang berhutang lalu ia ingin mengingkarinya, Allah akan membinasakannya.” (HR. Bukhari).

Sementara itu, dalam konteks umroh, berutang dan berangkat umroh bisa menjadi sebuah problem. Sebab, berangkat umroh dengan status berhutang bisa menyebabkan seseorang merasa tidak tenang selama menjalankan ibadah, dan ini tentu saja tidak baik.

2. Menyimpan Senjata Tajam

Menyimpan senjata tajam adalah salah satu larangan sebelum berangkat umroh. Alasan utamanya adalah untuk menjaga keamanan dan kenyamanan jamaah. Selain itu, penyimpanan senjata tajam juga bisa menimbulkan ketidaknyamanan bagi jamaah lain dan melanggar larangan yang berlaku di Arab Saudi.

3. Mengabaikan Larangan dan Melanggar Aturan

Berangkat umroh bukan berarti bisa melupakan atau mengabaikan larangan dan aturan yang berlaku. Setiap jamaah harus mematuhi peraturan dan tidak melanggar larangan yang ada, baik itu larangan dari negara asal, negara tujuan, maupun dari agama Islam sendiri.

Misalnya, dalam Islam, ada larangan untuk berbuat israf (boros), riya’ (pamer), dan takabur (sombong) saat berangkat umroh. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Janganlah kamu merusak dan janganlah kamu membinasakan.” (HR. Muslim). Jadi, jika ada jamaah yang melakukan hal-hal tersebut, berarti ia telah melanggar larangan dan melampaui batas.

Sementara itu, terkait dengan peraturan negara, jamaah juga harus mematuhi aturan hukum yang berlaku di negara tujuan, yaitu Arab Saudi. Misalnya, aturan tentang larangan membawa barang-barang tertentu, seperti alkohol, narkoba, dan lain sebagainya. Jika jamaah melanggar aturan ini, ia bisa mendapatkan sanksi berupa penahanan, denda, bahkan hukuman penjara.

4. Pergi Tanpa Izin dari Keluarga

Salah satu larangan sebelum berangkat umroh yang juga penting untuk diperhatikan adalah izin dari keluarga. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Seorang wanita tidak boleh bepergian kecuali bersama mahramnya, dan seorang pria tidak boleh masuk ke rumah wanita kecuali jika di rumah itu ada mahramnya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Dalam konteks umroh, mahram adalah orang yang haram dinikahi selamanya karena hubungan darah, susuan, dan pernikahan. Bagi wanita yang akan berangkat umroh, dianjurkan untuk mendapatkan izin dan ditemani oleh mahramnya. Selain itu, bagi siapa saja yang akan berangkat umroh, mendapatkan restu dan doa dari keluarga juga penting.

5. Larangan Mengkonsumsi Makanan dan Minuman Haram

Sebelum berangkat umroh, setiap jamaah juga harus memastikan bahwa makanan dan minuman yang dikonsumsi adalah halal dan baik. 

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Allah baik, tidak menerima kecuali yang baik.” (HR. Muslim). Dengan kata lain, konsumsi makanan dan minuman yang haram adalah larangan sebelum berangkat umroh.

Menjaga pola makan sehat dan halal bukan hanya baik untuk kesehatan fisik, tetapi juga spiritual. Hal ini karena makanan dan minuman yang halal dan baik dapat mempengaruhi kualitas ibadah dan keikhlasan seseorang.

Kesimpulan

Dalam menjalankan ibadah umroh, setiap jamaah diharapkan untuk memahami dan menghindari larangan sebelum berangkat umroh. Hal ini bukan hanya untuk menjaga kualitas ibadah, tetapi juga untuk menjaga kesejahteraan dan kenyamanan jamaah lainnya.

Selain itu, memahami dan menjalankan larangan ini juga merupakan bentuk penghormatan kepada Allah, Rasul-Nya, dan saudara seiman kita. Oleh karena itu, sebelum berangkat umroh, mari kita pastikan bahwa kita telah memahami dan siap menjalankan larangan-larangan ini.

Ingatlah, umroh adalah perjalanan suci yang penuh berkah dan keistimewaan. Oleh karena itu, marilah kita jalankan dengan sebaik-baiknya, dengan hati yang ikhlas, dan dengan niat yang tulus untuk mencari ridha Allah. Semoga Allah meridhai dan menerima ibadah umroh kita.

Sebagai penutup, mari kita mengingat kembali beberapa larangan sebelum berangkat umroh yang telah kita bahas:

Berutang dan berangkat umroh: Lunasi semua hutang sebelum berangkat agar perjalanan ibadah Anda tenang dan khusyuk.

Menyimpan senjata tajam: Hindari membawa barang-barang yang dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan jamaah lain.

Mengabaikan larangan dan melanggar aturan: Patuhi semua aturan dan larangan yang berlaku, baik dari negara asal, negara tujuan, maupun agama.

Pergi tanpa izin dari keluarga: Dapatkan izin dan doa restu dari keluarga sebelum berangkat.

Mengkonsumsi makanan dan minuman haram: Pastikan makanan dan minuman yang Anda konsumsi sebelum berangkat umroh adalah halal dan baik.

Akhir kata, semoga Allah SWT memberikan kemudahan dan kelancaran dalam setiap langkah kita, terutama dalam menjalankan ibadah umroh. Semoga kita selalu diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi setiap cobaan dan rintangan yang mungkin kita temui.

Selain itu, semoga kita diberikan keberanian dan kebijaksanaan untuk selalu mematuhi aturan dan larangan, dan tidak melanggar batas-batas yang telah ditentukan oleh Allah dan Rasul-Nya. Dan yang terpenting, semoga kita selalu diberikan keikhlasan dalam menjalankan setiap ibadah, termasuk umroh, dan semoga setiap amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT.

Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

Pilih Travel Umroh & Haji Terpecaya untuk Temani Ibadah Anda

Artikel Terkait

Chat Sekarang
1
Hubungi Admin WA
Scan the code
Assalamuikum admin, saya ingin bertanya tentang 5 Larangan Sebelum Berangkat Umroh yang Perlu Diketahui.